Hi moms jumpa lagi dengan saya yang lagi belajar menulis. Hehehe, Sebagai ibu rumahan yang always di rumah jarang bepergian pernah gak sih merasakan bosan? Pengen jalan-jalan tapi malas keluar. Nah coba itu, dilematis yaah? Jadi semangatnya sebatas angan-angan or hayalan. Saya menghayal tiap pagi bisa olah raga jogging, lanjut main bulu tangkis, tapi realita tidak sesuai ekspetasi nyatanya saya masih mager dan asik aja rebahan di tempat tidur.
Yang kasian anak-anak sih, mereka lagi lincah-lincahnya mau bermain tapi menunggu saya menemani. Karena rumah saya kecil sekali anak-anak memang tidak bisa berlarian di dalam rumah, mau main dijalan juga bahaya karena banyak kendaraan bermotor. Solusinya main agak jauh ke lapangan bola di Bulak Rantai tapi saya harus menemani. Siang itu dikala teriknya kisaran jam 11.00 wib jadilah kami pergi keluar. Menemani anak bermain.
Mereka happy banget bisa main kejar-kejaran, berburu serangga, mengumpulkan aneka batu, bercanda, bernyanyi dan berteriak. Saya pun jadi ikut happy. Tidak jauh dari lapangan sepak bola ada penjual makanan italia sejenis pizza dan spaghetty, saya membelikan satu porsi pizza untuk dimakan kami berlima dengan harga cuma Rp 25.000. Padahal saya hanya menemani mereka bermain dan membelikan kudapan sederhana yang murah bukan main bersyukurnya mereka.
Diakhir permainan tidak lupa anak-anak mencium pipi saya seraya berpesan: Ummi, minggu depan temani kami bermain yaa dan belikan kami pizza lagi. Ya insyAllah minta rezeki sama Allah yaa, sehingga ummi bisa belikan kalian makanan yang enak-enak lagi. Horreee mereka menjawab sumringah tawanya juga renyah. Saya merasakan keberkahan yang sempurna, terima kasih ya Allah atas nikmat yang Engkau berikan saya hanya sederhana saja interaksi dengan anak tapi Engkau membalasnya berlipat ganda. Semoga anak-anak kelak menjadi pribadi yang selalu bersyukur dan hanya berharap pada Allah saja. Aamiin yra
Hi moms, apa kabar? Jumpa lagi dengan saya, kita bincang-bincang sederhana. Kali ini tentang permainan anak-anak. Btw, ada gak yang sama kaya saya, yang memperhatikan permainan anak-anak sejak kecil itu biasanya secara alami menyesuaikan fitrahnya. Sample sederhana yang saya perhatikan adalah anak-anak saya sendiri. Anak-anak saya yang perempuan cenderung suka bermain boneka dan masak-masakan, Sementara anak saya yang laki-laki suka bermain robot, lego, kubus dan bola. Kali ini saya mau kerucutkan membahas permainan anak laki. Secara naluri anak laki-laki menyukai permainan fisik seperti bola, berlari, berenang. layang-layang dan lain sebagainya. Dengan aktifitas fisik nya anak laki-laki cenderung kinestetis atau bergerak maka biasanya menurut pengamatan saya yang awam anak kecil yang sering bergerak badannya cenderung kecil hal ini karena massa otot nya padat sehingga kalori tubuh sedikit yang menjadi lemak karena sudah berubah menjadi massa otot. Tubuh anak laki-laki walaupun t...
Komentar
Posting Komentar