Langsung ke konten utama

Berkata Yang Baik Pada Anak Sebelum Menyesal

 


Hi moms, adakah yang samaan kaya saya? yang kalo anak-anak lagi rame keadaan hatrik banget ada yang nangis, ada yang teriak ada yang tantrum terus kita ikutan tantrum. Hehehehe saya begitu looh, dan ketika saya selesai tantrum saya merasa menyesal dan berulang-ulang kali minta maaf ke anak-anak.

Yang perlu saya cermati adalah memanage emosi diri sendiri, supaya sekalipun energi negative yang keluar tapi tetap bermanfaat untuk anak-anak. Bener gak sih? hehehehe kita diskusi aja yaah or sharing.

Contohnya begini, biasanya suasana maghrib di rumah saya itu perlu diwaspadai karena pada jam tersebut biasanya ada aja anak-anak yang bikin ulah seperti berebut minuman, makanan, maianan bahkan berebut berwudhu dan tarik-tarikan sajadah. Pertama suara saya masih oktaf 1 untuk mengingatkan anak-anak. Sayang, ayo gantian. Lalu jika gak digubrik suara auto naik jadi oktaf 2 ayoo jangan berebut waktu maghrib sebentar, rugi banget looh kalo kehabisan waktu maghrib. Nah, peringatan terakhir sudah naik lagi jadi oktaf 3 saya sebutkan nama asli nya berikut bin nya. Hehehehe misalnya Fatima Raisa binti Herry Supriyadi ayoo lekas selesaikan kegiatanmu segera sholat ingat kamu anak pertama akan menjadi contoh untuk adik-adikmu. Biasanya ada tambahan kata-kata lagi tuh yang drama banget. Hehehehe kalah deh drama sinetron mah.

Biasanya ketika saya sedang marah itu anak-anak inisiatif menenangkan saya. Anak yang tengah mengambilkan saya minum air putih, anak yang bungsu membimbing saya istighfar. Begitu keadaan membaik saya akan meminta maaf kepada ke tiga anak saya.

Jujur kasian sebenarnya sama anak yang pertama, karena beban moralnya lebih besar karena dituntut menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya. Jika kelak dewasa kamu baca tulisan umi maafin ummi ya kak. Semoga ketika jadi ibu kamu bisa lebih sabar ke anak-anakmu kelak. Jika ada luka batin yang gak sengaja ummi torehkan dari hati yang paling mendalam ummi minta dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Hiks, jadi mellow nih nulisnya.

Ok balik lagi ke subtansi tulisan ini, bahwasanya sebagai ibu kita harus senantiasa istighfar, berdoa agar kita selalu diberi petunjuk dan hiadayahNya dalam mengasuh dan mendidik anak-anak agar menjadi generasi rabbani, generasi takwa generasi pemuda yang kuat dan tangguh dalam kebaikan dan kebenaran.

Yuks sama-sama kita doakan anak-anak kita agar menjadi anak yang sholeh dan sholeha.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِيْنَ حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِى الدِّيْنِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ


Allahummaj ‘al awladana awladan sholihiin haafizhiina lil qur’ani wa sunnati fuqoha fid diin mubarokan hayatuhum fid dun-ya wal akhirah


 Artinya: “Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak yang sholih sholihah, orang-orang yang hafal Al-Qur’an dan Sunnah, orang-orang yang faham dalam agama dibarokahi kehidupan mereka didunia dan di akhirat”





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anak Kecil Laki-laki Cenderung Hobi Main Bola

  Hi moms, apa kabar? Jumpa lagi dengan saya, kita bincang-bincang sederhana. Kali ini tentang permainan anak-anak. Btw, ada gak yang sama kaya saya, yang memperhatikan permainan anak-anak sejak kecil itu biasanya secara alami menyesuaikan fitrahnya. Sample sederhana yang saya perhatikan adalah anak-anak saya sendiri. Anak-anak saya yang perempuan cenderung suka bermain boneka dan masak-masakan, Sementara anak saya yang laki-laki suka bermain robot, lego, kubus dan bola. Kali ini saya mau kerucutkan membahas permainan anak laki. Secara naluri anak laki-laki menyukai permainan fisik seperti bola, berlari, berenang. layang-layang dan lain sebagainya. Dengan aktifitas fisik nya anak laki-laki cenderung kinestetis atau bergerak maka biasanya menurut pengamatan saya yang awam anak kecil yang sering bergerak badannya cenderung kecil hal ini karena massa otot nya padat sehingga kalori tubuh sedikit yang menjadi lemak karena sudah berubah menjadi massa otot. Tubuh anak laki-laki walaupun t...

Trio Lincah Liburan di Dekat Rumah Saja

  Pagi ini saya ajak anak-anak bermain di RPTRA Udara Segar. Sudah lama kami tidak bermain bersama. Anak-anak meminta bermain di sana karena tempat dekat dengan rumah. Di area bermain anak ada berbagai macam alat dan sarana bermain seperti ayunan, mini climbing, mini stadion dan miniatur kendaraan bermotor yang terbuat dari ban bekas. Ohya saya punya tiga anak yang unik karakternya. Yang sulung cenderung alpa superior, leader yang baik dan mampu mendelegasikan tugas untuk ke dua adiknya. Yang tengah penyabar, mediator dan negosiator yang ulung bisa membantu menyelesaikan masalah antara anak yang sulung dengan yang bungsu. Sementara yang bungsu sifatnya penolong, suka beberes dan bersih-bersih, suka kebenaran dan perfectionis. Ketika mereka bertiga bermain biasanya ada aja crack yang bikin mereka berdebat adu pendapat dan argumen mempertahankan ego masing-masing. Hehehehehe tidak apa-apa sih sekalian melatih kemampuan verbal mereka jadi suka saya diamkan saja yang penting tidak main...

Lakukan Interaksi Yang Sepele dengan Anak, Tapi Balasannya Luar Biasa

  Hi moms jumpa lagi dengan saya yang lagi belajar menulis. Hehehe, Sebagai ibu rumahan yang always di rumah jarang bepergian pernah gak sih merasakan bosan? Pengen jalan-jalan tapi malas keluar. Nah coba itu, dilematis yaah? Jadi semangatnya sebatas angan-angan or hayalan. Saya menghayal tiap pagi bisa olah raga jogging, lanjut main bulu tangkis, tapi realita tidak sesuai ekspetasi nyatanya saya masih mager dan asik aja rebahan di tempat tidur. Yang kasian anak-anak sih, mereka lagi lincah-lincahnya mau bermain tapi menunggu saya menemani. Karena rumah saya kecil sekali anak-anak memang tidak bisa berlarian di dalam rumah, mau main dijalan juga bahaya karena banyak kendaraan bermotor. Solusinya main agak jauh ke lapangan bola di Bulak Rantai tapi saya harus menemani. Siang itu dikala teriknya kisaran jam 11.00 wib jadilah kami pergi keluar. Menemani anak bermain. Mereka happy banget bisa main kejar-kejaran, berburu serangga, mengumpulkan aneka batu, bercanda, bernyanyi dan berteri...